Showing posts with label HOT. Show all posts
Showing posts with label HOT. Show all posts

Friday, 4 November 2016

Berita Terkini: Demo Ahok Hari ini, Jakarta Sepi

Aksi demonstrasi damai Organisasi Masyarakat (Ormas) menuntut proses hukum dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memberikan pemandangan tak biasa di Jakarta, Jumat (11/4). Pasalnya, kemacetan yang biasa terlihat absen pagi ini.
Sebagaimana dimuat Liputan6.combeberapa ruas, termasuk Jalan Gatot Subroto arah Semanggi, tampak tak terlalu dipadati kendaraan. Pemandangan serupa pun terlihat di ruas Tol Dalam Kota. "Situasi arus lalin Jalan Gatot Subroto arah Semanggi terpantau ramai lancar," tulis akun @TMCPoldaMetro, sekitar pukul 08.39 WIB, Jumat (4/11).

Tuesday, 1 November 2016

Jokowi undang MUI, NU dan Muhammadiyah, bahas demo 4 November?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Majelis Ulama Indonesia (MUI), PB Nahdlatul Ulama (NU) dan PP Muhammadiyah ke Istana sekitar pukul 10.30 WIB. Pemanggilan Ormas Islam tersebut dilakukan tiga hari sebelum demo besar-besaran terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok).

"Mengenai bahas apa itu enggak dijelaskan di undangan, terkait apa juga enggak tahu dugaan kita masalah demo 4 November," kata Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simajuntak kepada merdeka.com, Selasa (1/11).

Dalam agenda Menko Polhukam, Wiranto bakal mendampingi Jokowi saat pertemuan.

Seperti diketahui, Sejumlah ormas bakal menggelar unjuk rasa besar-besaran di Jakarta pada 4 November mendatang. Aksi ini terkait ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyinggung Surah Al Maidah.

Ucapan itu dia sampaikan saat blusukan ke Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu. Kemudian, menjadi polemik tak hanya di Jakarta tapi sejumlah daerah. Puncaknya, Jumat besok ormas dari sejumlah daerah bakal aksi di Jakarta.

Sumber: Merdeka.com

Dicium warga saat blusukan, Ahok sebut 'Lebih berasa ciuman Bu Vero'

Pipi calon gubernur DKI Jakartanomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama, sempat dicium seorang perempuan saat blusukan ke Jalan Gardu, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (31/10) kemarin sore. Perempuan yang tengah mengendarai mobil sedan merah itu menarik untuk menciumnya.

sapaan Basuki, menilai tindakan itu sah saja. Menurutnya, ciuman wanita itu masih kalah dengan kecupan sang istri, Veronica Tan.

"Enggak terasa, lebih berasa ciuman Bu Vero," katanya sembari tertawa saat menghadiri acara di Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Selasa (1/11).

Ahok mengaku perlakuan seperti itu baru beberapa kali terjadi. Dia tak merasa risih atau keberatan dengan kelakuan warga yang menciumnya.

"Ya kita jadi pelayan masyarakat ya gimana ya, kamu kira kalau foto-foto dia (warga) enggak pelukin?" terangnya.

"Saya selalu mandang orang yang lebih tua kayak ibu saya. Kalau seumuran dengan saya kayak saudara saya. Yang lebih muda kayak anak saya dan adik saya. Gitu saja sih," tutup mantan politisi Gerindra ini.

Sumber: Merdeka.com

Polri antisipasi serangan ISIS pada demo 4 November

Sejumlah ormas Islam akan menggelar demo besar-besaran pada Jumat (4/11) mendatang. Demo yang akan berlangsung di depan Istana dan Balai Kota DKI itu terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur nonaktif DKI, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok).

Pihak Kepolisian pun serius melakukan pengamanan. Sampai-sampai pasukan Brimob dari berbagai daerah ditarik ke Jakarta. Beredar kabar langkah tersebut diambil karena adanya rencana ISIS memanfaatkan momen tersebut buat beraksi.

"Memang ada provokasi dari Timur Tengah, tapi kita belum tahu. Maka itu kita siagakan semua pasukan," kata Kombes Pol Awi Setiyono, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (1/11).

Sumber: Merdeka.com


Kapolda Metro akui demo 4 November dihadiri massa dari luar Jawa!

Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah ormas keagamaan akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Presiden, dan sekitarnya, Jumat (4/11) akan datang. Aksi tersebut tersulut atas perkataan Gubernur DKIJakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang diduga telah melakukan penistaan agama.

Dalam aksi tersebut, diperkirakan puluhan ribu orang akan turun ke jalan. Dalam hal ini, Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan akan ada massa yang datang dari luar pulau Jawa.

Iriawan mempersilakan, massa untuk melakukan demonstrasi. Namun, dirinya menegaskan untuk para demonstran untuk tidak buat kegaduhan.

"Silakan saja ini demonya, demo damai kok. Sweeping, enggak ada. Rencana dari istana dan terakhir tadi kami diskusi atau rapat akan ke DPR, habis itu selesai," ujarnya.

Sumber: Merdeka.com


Monday, 31 October 2016

Jika Polri & TNI tak bisa jaga demo, Anton ancam pakai hukum rimba

Sejumlah ormas Islam akan menggelar aksi unjuk rasa untuk mendesak Presiden Joko Widodo mengusut dugaan penistaan agama yang dilakukan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Demo besar-besaran ini akan berlangsung pada Jumat (4/11).

Ketua umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Anton Medan (59) berjanji akan melakukan hukum rimba apabila pihak kepolisian dan juga TNI tidak dapat menjaga keamanan Ibu Kota Jakarta. Anton menyambangi Mapolda Metro Jaya untuk bertemu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan, membahas aksi massa tanggal 4 November 2016.

"Saya akan melakukan hukum rimba kalau Polisi dan TNI tidak bisa mengamankan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (31/10).

Menurut Anton, pihaknya tak mau demo yang berlangsung pada tanggal 4 November besok berlangsung anarkis. Pihak keamanan yakni Polri dan TNI harus dapat menjamin kemanan masyarakat.

"Polisikan formal, tapi kalau nanti ada yang bertindak sewenang-wenang dengan menjual agama saya gunakan hukum rimba. Islam itu tinggi jangan direndahkan. Saya Anton Medan beragama Islam, bukan Islam Anton Medan," tegasnya.

Menurutnya, siapapun yang merusak Jakarta dan juga negara ini akan berhadapan dengan dirinya. "Jadi kalau ada yang mau merusak negara ini anda harus berhadapan dengan Anton Medan," ujarnya.

Dalam kunjungannya, mantan mafia kelas kakap tersebut meminta Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan untuk menjaga keamanan Jakarta.

"Kita minta jaminan keamanan Kapolda untuk Tanggal 4," pungkasnya.

Sumber: Merdeka.com

Mendesak Jokowi tuntaskan kasus penistaan agama Ahok

Kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki T Purnama masih terus bergulir. Gabungan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam akan turun ke jalan pada 4 November nanti. Sejumlah tokoh dan ulama juga ikut dalam aksi tersebut.

Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH. Abdullah Gymnastiar dan tokoh Muhammadiyah, Amien Rais sudah menegaskan akan ambil bagian. Keduanya mendorong aparat bersikap adil menuntaskan kasus Ahok.

"Semoga Pak Jokowi segera bertindak, jangan sampai hanya karena satu orang yang tidak bisa menjaga dirinya negara ini menjadi dalam kesulitan yang besar. Kami hanya menginginkan keadilan, tidak lebih," tegas Aa Gym dalam akun facebooknya, Minggu (30/10). 

Dia meminta Jokowi turun tangan menyelesaikan kasus tersebut. Dia khawatir jika hal seperti ini hanya dipandang sebelah mata akan berdampak luas dan panjang. Aa Gym mengaku sering kali ditanyakan kasus itu saat berkunjung ke daerah-daerah.

"Semoga Pak Jokowi memandang serius permasalahan ini, karena bagi umat Islam sendiri kemuliaan Alquran, kehormatan ulama karena anggap ini hal serius," tuturnya.

Menurut Aa Gym, umat Islam sangat menaruh harapan pada Jokowi agar kasus ini menjadi tuntas. Terlebih sebelum Ahok mendatangi Bareskrim, dia bertemu dulu dengan kepala negara di Istana. 

"Presiden RI yang ditemui Ahok sebelum datang ke polisi pasti memahami bahwa ini bukan perkara sederhana, cukup satu ayat saja, ayat Allah pemilik jagad semesta diremehkan maka dampaknya seperti ini," tegas Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid itu.

Sama dengan Aa Gym, Amien juga menyarankan Jokowi dan para penegak hukum selesaikan kasus Ahok. Dia menjamin demo tidak bertujuan membuat rusuh. "Biarkan mereka demo asal tidak merusak. Pak Jokowi dan para penegak hukum segera saja cari penyelesaian permasalahan Ahok," ujar Amien.

Melihat besarnya gelombang demonstrasi anti-Ahok, Amien berpendapat bahwa Jokowi segera mengambil alih tanggung jawab permasalahan. Baginya, kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok sudah sangat kritis.

"Dari pada sampai lepas kendali, sebaiknya Pak Jokowi segera mengambil alih tanggung jawab ini. Pak Jokowi dan para penegak hukum segera melakukan sidang untuk bagaimana menghadapi tuntutan dari warga muslim seantero Indonesia ini," ujar Amien.

Amien menambahkan bahwa diperlukan pemikiran jujur dari Jokowi. Pemikiran jujur diperlukan supaya Jokowi tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.

"Yang penting jangan sampai 250 juta penduduk Indonesia akhirnya berantakan karena seorang Ahok yang tidak ada jasanya, hanya menjual kecongkakan dan menjadi agen pemodal asing," tegasnya.
Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq meyakini adanya intervensi dari PresidenJoko Widodo terhadap kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI JakartaBasuki Tjahaja Purnama ( Ahok). Rizieq meminta digelar sidang istimewa MPR.

"Kalau ditemukan ada intervensi, kalau presiden ingin mengangkangi kami minta wakil rakyat untuk lakukan Sidang Istimewa MPR untuk meminta pertanggungjawaban presiden yang telah merusak tatanan penegakan hukum di Indonesia," kata Rizieq dalam pertemuannya dengan dua Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (28/10).

Rizieq mengaku telah menangkap sejumlah sinyal bahwa Jokowi melakukan intervensi dalam kasus Ahok. Pertama, dia menyebut sebelum klarifikasi ke Bareskrim, Ahok terlebih dahulu menemui Jokowi di Istana Kepresidenan.

"Presiden rasanya tidak mungkin tidak tahu bahwa dia akan diperiksa (Bareskrim), kok malah panggil Ahok ke Istana," ujarnya.

Selain itu, Rizieq menilai sikap diam Jokowi terhadap kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok merupakan salah satu indikasi bahwa mantan wali kota Solo itu melakukan intervensi dalam kasus ini.

"Tidak ada satu kata patah pun dari presiden untuk menyatakan sikap dari penegakan hukum dari kasus tersebut. Diamnya dia itu sesuatu indikasi tersendiri. Apapun haknya itu sikap presiden. Diam menjadi indikasi kuat sekali presiden punya intervensi di kasus tersebut," tandasnya.

Sumber: Merdeka.com

Soal demo Ahok 4 November, ini kata Prabowo

Ibu kota Jakarta bakal menjadi pusat demo ormas dari seluruh daerah terkait ucapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pada 4 November 2016. Ucapan Ahok, sapaan Basuki, soal Surah Al Maidah menjadi polemik panjang.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta semua kapolda mengirimkan personel untuk diperbantukan ke Mapolda Metro Jaya mengamankan demo nanti. Lebih kurang ada belasan ribu personel gabungan yang dikerahkan.

Demo itu kemudian dikaitkan dengan pertemuan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, hari ini. Keduanya bertemu di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor.

Namun, Presiden Jokowi, sapaannya, menegaskan selama dua jam dirinya bertatap muka dengan Prabowo tak ada perbincangan khusus soal demo 4 November,

"Ya pas-pas ajalah," ucap Jokowi, saat ditanya isi pertemuannya dengan Prabowo, Senin (31/10).

Dikatakannya, pertemuan mereka membicarakan banyak hal yang sifatnya lebih luas untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Yang jelas kami bicara banyak hal yang makro tentang bangsa dan kebangsaan kita. Makro politik kita, beliau banyak sekali masukan-masukan dan pemerintah kita sangat menghargai apa yang disampaikan Pak Prabowo," jelas Jokowi.

Saat kembali dicecar soal demo Ahok 4 November mendatang, Jokowi memastikan pertemuannya dengan Prabowo lebih santai sambil menyantap nasi goreng.

"Ya 2 jam, ya.." kata Jokowi.

"Yang banyak makan nasi gorengnya," sambung Prabowo kemudian keduanya tertawa bersama.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan pada dasarnya dia hanya ingin Indonesia yang sejuk. 

"Saya selalu berharap suasana baik sejak, sebagai anak bangsa saya ingin suasana yang baik," kata Prabowo.

Ditambahkanya, unjuk rasa adalah hak setiap warga menyampaikan suaranya. Namun, jangan sampai bertujuan memecah belah bangsa.

"Bapak Presiden sepintas mengatakan demo hak konstitusional beliau juga ingin yang baik kondusif dan itu yang kita inginkan. Jangan sampai ada unsur yang mau memecah belah bangsa, itu yang kita jaga," harap Prabowo.

"Kita negara majemuk, banyak suku, agama dan ras. Kalau ada masalah kita selesaikan dengan sejuk dan damai," sambungnya.

Sumber: Merdeka.com

Ini isi pertemuan Jokowi dan Prabowo di Hambalang


Presiden Jokowi bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor. Di kediaman Prabowo itu Jokowi sempat menjajal naik kuda.

Prabowo dan Jokowi menegaskan komitmen mereka untuk sama-sama membangun negara. Menurut Prabowo, mereka pernah jadi rival saat Pilpres 2014 lalu. Tapi saat ini semua sudah selesai.

"Beliau baik sama saya. Kadang-kadang Gerindra keras tapi ujungnya kita punya kepentingan untuk NKRI," kata Prabowo, Senin (31/10).

Prabowo menjelaskan Jokowi meminta pandangan darinya soal beberapa persoalan bangsa. Salah satunya persoalan keamanan.

"Karena beliau adalah Panglima tertinggi, saya wajib menyampaikan pandangan-pandangan saya. Saya menyampaikan komentar saya," kata mantan Panglima Kostrad ini.

Prabowo menyebut kehormatan besar dikunjungi Jokowi. Dia menegaskan siap membantu kapan pun diminta.

"Saya siap membantu kapan pun dibutuhkan pemerintah untuk kepentingan rakyat," tegasnya.

Sementara Jokowi menyampaikan pernyataan yang senada. Menurutnya Prabowo adalah partner untuk sama-sama membangun negara.

"Rivalitas itu pernah ada, tapi kita kemudian bersama-sama membangun bangsa, bahu membahu. Nanti bisa saja 2019 mungkin ada rivalitas, tapi setelah itu kembali bahu-membahu," kata Jokowi.

Sumber:Merdeka.com

Sunday, 30 October 2016

Ronaldo Cetak "Hat-trick" ketika Real Madrid Taklukkan Alaves 4-1

Real Madrid membawa poin penuh dari markas Alaves pada pekan ke-10 La Liga. Dalam duel di Stadion Mendizorroza, Sabtu (29/10/2016), klub berjulukan Los Blancos ini menang 4-1, yang diwarnai tiga gol sang megabintang, Cristiano Ronaldo.
Donasi tiga poin dari laga ini membuat Real Madrid tetap mantan di puncak klasemen sementara dengan torehan 24 poin. Mereka unggul tiga angka atas Sevilla, yang harus puas bermain 1-1 melawan Sporting Gijon. Real Madrid pun memimpin lima angka atas Barcelona dan Villarreal, yang berturut-turut ada di urutan ketiga dan keempat.
Alaves sempat membuat kejutan pada awal laga. Ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit, Deyverson sudah menjebol gawang Keylor Navas.

Namun keunggulan ini tidak bertahan lama. Setelah menjadi pahlawan, Deyverson berganti peran menjadi "pecundang" karena melakukan handball di dalam kotak penalti ketika menahan tendangan bebas Gareth Bale, sehingga wasit memberikan tendangan 11 meter bagi Real Madrid. Ronaldo yang menjadi algoju sukses melakukan tugasnya untuk membuat skor imbang 1-1.
Pada menit ke-33, Ronaldo kembali menjebol gawang tuan rumah. Kali ini penyerang asal Portugal tersebut memanfaatkan umpan Karim Benzema, untuk membawa Real Madrid memimpin 2-1 hingga turun minum.

Setelah jeda, Real Madrid memiliki kans untuk menambah keunggulan pada menit ke-79, karena Daniel Torres melakukan pelanggaran terhadap Ronaldo di dalam kotak penalti. Sayang, Ronaldo yang kembali menjadi eksekutor hukuman ini tidak berhasil menjalankan tugasnya dengan baik akibat penampilan gemilang kiper Fernando Pacheco, yang mengeblok tembakan tersebut.

Saat pertandingan tersisa enam menit, Real Madrid bisa menambah keunggulan. Alvaro Morata, yang masuk menggantikan Benzema pada menit ke-67, dengan sempurna menyelesaikan umpan Marcelo, untuk membuat skor menjadi 3-1.
Real Madrid belum berhenti membuat gol. Ronaldo melengkapi pesta kemenangan timnya dengan menorehkan hat-trick pada menit ke-88.
Kali ini Marcelo yang melayani mantan pemain Manchester United tersebut untuk membuat gol sekaligus menjawab keraguan publik soal kemandulannya pada awal musim ini.

Alaves 1-4 Real Madrid (Deyverson 7'; Cristiano Ronaldo 17'-penalti, 33', 88', Alvaro Morata 84')
Susunan pemain
Alaves (4-3-2-1): Fernando Pacheco; Kiko, Alexis, Zouhair Feddal, Raul Garcia; Victor Camarasa, Daniel Torres (Christian Santos 83'), Manu Garcia (Nenad Krsticic 62'); Edgar Antonio Mendez (Aleksandar Katai 67'), Theo Hernandez; Deyverson
Pelatih: Mauricio Pellegrino
Real Madrid (4-3-3): Keylor Navas; Marcelo, Pepe (Nacho Fernandez 27'), Raphael Varane, Danilo; Mateo Kovacic, Toni Kroos, Isco; Karim Benzema (Alvaro Morata 67'), Cristiano Ronaldo, Gareth Bale (Lucas Vazquez 87')
Pelatih: Zinedine Zidane

Sumber:Kompas


Kecelakaan Saat Uji Coba Motor, Pebalap Wanita Tewas

Seorang pebalap wanita di Trenggalek Jawa Timur, Sabtu (29/10/2016), tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya oleng dan menabrak pembatas jalan.
Kecelakaan terjadi di Desa Durenan, Dusun Tugu Bacang, Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Korban diketahui bernama Riska Alvionita (19), warga Desa SIdorejo, Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung.
Awal mula peristiwa ini terjadi saat Riska sedang melakukan uji coba sepeda motor yang biasa digunakan untuk adu kecepatan atau drag race.

Riska melakukan uji coba sepeda motor yang sudah dimodifikasi khusus untuk adu kecepatan ini, bergerak dari arah selatan ke arah utara dengan menempuh jalur lurus.
Sekitar 200 meter dari garis start, motor yang dikendarainya hilang kendali.
"Mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Trenggalek Ajun Komisaris Polisi Heru Sudjio.

Sumber : Kompas

Saturday, 29 October 2016

Ahok Diminta Berfoto dengan Dua Anak Anies Baswedan , saat Tiba di Monas

Keduanya tiba pada pukul 08.15, Sabtu (29/10/2016). Saat memasuki lapangan, Ahok (sapaan Basuki) terlihat langsung menyalami dua politisi Gerindra, M Taufik dan Syarif. Mereka terlihat saling menyapa dan tersenyum.

Setelah itu, Ahok yang mengenakan kemeja kotak-kotak menyalami Sekda DKI Saefullah, Anies Baswedan, Sylviana Murni, dan Agus Harimurti Yudhyono.
Calon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno belum tiba. Dia dikabarkan masih dalam perjalanan dari Amerika Serikat.

Sempat terlihat Anies memegang bahu Ahok dan berbincang. Tak lama, Anies mengangkat anak laki-lakinya berdiri di atas kursi. Sementara itu, anak perempuan Anies di sebelah kanan Ahok. Anies kemudian mengambil gambar ketiganya.


Tak hanya dengan Ahok, kedua anak Anies juga sempat digendong oleh Agus. Anies juga mengambil foto ketiganya.

Bersama dengan kedatangan Ahok-Djarot, terlihat anggota tim kampanye pasangan nomor dua ini, Ruhut Sitompul. Hingga pukul 08.40, acara Deklarasi Kampanye Damai masih berlangsung.

Sumber:kompas

Yang Dibahas dalam Rapat Polri Jelang Pilkada 2017

Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia menggelar rapat internal, Sabtu, 29 Oktober 2016. Dalam rapat internal tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginstruksikan jajarannya untuk menyatukan kekuatan mengawal 101 daerah yang akan melakukan Pemilihan Kepala Daerah 2017 mendatang. 
Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Hubungan Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar. 
"Rapat persiapan Pilkada, dipimpin Kapolri dan Wakapolri, satuan kekuatan di tingkat Mabes Polri untuk ke daerah," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Sabtu, 29 Oktober 2016.
Lebih lanjut Boy mengungkapkan, Kapolri Tito juga minta jajarannya untuk mengawasi semua informasi di media sosial. Pihaknya, kata dia, tak akan tinggal diam melihat masyarakat resah akibat informasi-informasi liar yang beredar di media sosial.
"Kedua masalah berbagai informasi di media sosial, dalam artian tidak ada kata pembiaran, jangan sampai buat resah," ungkapnya.
Selain itu, Boy menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti apabila ditemukan adanya informasi yang berbau SARA atau provokatif di dunia maya. Tim cyber dari Mabes Polri dan Polda akan meningkatkan pengawasan terhadap informasi di media sosial. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi pihak tertentu.
"Peningkatan pengawasan di media sosial di Mabes ada cyber dan Polda. Penyelidikan apa bila ada hal yang kelewat batas dan ujaran kebencian dan IT dan KUHP. Dibicarakan juga berkaitan upaya imbauan publik, tidak mudah terprovokasi, hasutan dan ajakan," ujarnya
Sumber: Viva

Anies Baswedan Bahas Ketakutan Warga Tak Mampu di Jakarta

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saat ini banyak warga kurang mampu di Jakarta, yang tinggal di daerah-daerah kumuh. Para warga ini selalu dihantui ketakutan soal penggusuran. Diakui Anies, ia kerap melihat secara langsung pemukiman-pemukiman padat penduduk yang tidak terawat, sehingga meninggalkan kesan kotor dan tidak tertib. 
"Mereka justru dihantui rasa takut, karena ancaman-ancaman penggusuran. Saya menyaksikan di banyak tempat, di daerah-daerah kampung kumuh," ujar Anies di Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu, 29 Oktober 2016.
Setelah mengunjungi sejumlah tempat di Jakarta untuk mensosialisasikan program kerjanya, Anies menyimpulkan warga yang tinggal di tempat kumuh sebenarnya ingin lingkungannya ditata, atau bila tidak memungkinkan, dipindahkan. Anies meyakini bahwa warga yang tinggal di daerah itu juga menginginkan kampungnya terlihat nyaman dan indah
"Ketika ditata ulang ada kemauan (dari warga) untuk menata. Masyarakat pun ingin kampungnya nyaman. Mereka sebenarnya  juga enggak ingin kok tinggal di kampung yang kumuh, yang kotor," ujarnya.
Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Kabinet Kerja ini, untuk menata ulang daerah bukan semata-mata memindahkan warga dengan penggusuran. "Ketika menata ulang bisa baik, dengan mengedepankan dialog," ujar Anies.
Hanya saja, proses penataan atau pemindahan tersebut harus dilakukan dengan cara-cara yang baik. Penolakan dari warga muncul karena proses penggusurannya yang dinilai kurang tepat. Diketahui, selama menjadi Gubernur Jakarta, Ahok dinilai sebagai Gubernur yang rajin melakukan penggusuran.
Selama kepemimpinannya, kurang lebih ada 12 kali penggusuran yang telah dilakukan. Mulai dari Kawasan Kalijodo, Pasar Ikan, hingga yang terakhir kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan

Nikita Mirzani Dilaporkan Balik Asisten Julia Perez!

Nikita Mirzani melaporkan Julia Perez ke Polda Metro Jaya, Sabtu, 29 Oktober 2016 sore atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Usai melaporkan, Nikita dilaporkan balik asisten Jupe. Lucky. Asisten Jupe melaporkan Nikita ke Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu, 29 Oktober 2016 malam. Lucky datang bersama dengan kuasa hukumnya Toddy Lagabuana.
"Jadi malam ini, klien saya buat laporan mengenai tindak kekerasan yang terjadi tadi malam di salah satu tempat hiburan yang mengakibatkan luka di kepala. Teman Niki beserta Niki (dilaporkan)," ujar Toddy di Mapolres Metro Jakarta Selatan.
Namun, ia belum mau menceritakan lebih jauh terkait kronologi persis kejadian yang menimpa kliennya. Pasalnya pemeriksaan masih berjalan, sehingga ia enggan membeberkan hal tersebut.
Apalagi kliennya baru mendapat rujukan untuk visum setelah membuat laporan ke polisi. Namun, ia memastikan Nikita ada di lokasi kejadian saat itu. "Nanti ya, kami masih laporan, nanti detailnya setelah pemeriksaan berjalan," ujarnya.
Nikita dan temannya, kata dia terancam dikenakan Pasal 170 KUHP. Namun, ia belum dapat memastikan apakah Nikita juga melakukan pemukulan saat itu.
"Saya tidak bisa menyatakan hal itu (Niki terlibat), sebelum ada penegasan dari penyidik," ujarnya.
Seperti diketahui, Nikita dan Jupe, Sabtu 29 Oktober 2016 membuat heboh dunia maya. Keduanya saling serang melalui media sosial. Jupe mengklaim Nikita telah melakukan penganiayaan terhadap asistennya. Nikita membantahnya.
Sumber:Viva

Ini penjelasan Mabes polri , Jelang Demo 4 November

‎Mabes Polri angkat bicara soal Korps Brimob Mabes Polri yang mengeluarkan status "siaga satu".
Status ini tertuang dalam surat nomor B/ND-35/X/2016/Korbrimob tertanggal 28 Oktober 2016 dengan hal pemberitahuan siaga.
Surat itu ditujukan pada jajaran Brimob.
Pelaksanaan siaga satu ini dimulai tanggal 28 oktober 2016 kemarin hingga waktu yang belum ditentukan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Agus Rianto menjelaskan soal status siaga satu itu.
Diungkapkan Agus Rianto, status itu hanya berlaku internal di kalangan Brimob.
"Itu untuk internal Brimob dalam rangka kesiapan personel jika sewaktu-waktu diperlukan.‎ Jadi itu bukan untuk keseluruhan situasi secara umum. Hanya untuk memudahkan dalam kesiapan personel Brimob," tutur Agus Rianto, Sabtu (29/10/2016).
Hal senada juga diungkapkan oleh Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Martinus.
Diterangkan Martinus status itu hanya untuk internal dan masyarakat tidak perlu gelisah.
"Status internal saja, rutin dan agar anggota siaga untuk keamanan menjaga NKRI," tambah mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat ini.
‎Untuk diketahui beredar informasi bahwa akan ada aksi masa melakukan demo besar-besaran pada Jumat (4/11/2016) nanti.
Selain dihadiri massa dari ibukota, ada juga dari luar kota.
Massa berasal dari Ormas Islam yang mendesak Bareskrim memproses kasus dugaan penistaan agama dengan terlapor Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang juga calon gubernur petahana

Sumber : Tribunnews

Nikita Mirzani Laporkan Julia Perez ke Polda Metro Jaya




Nikita Mirzani sore ini mendatangi Polda Metro Jaya. Bersama pengacaranya, dia melaporkan Julia Perez untuk kasus pencemaran nama baik.

Pantauan detikcom, Minggu (29/10/2016), Nikita bersama kuasa hukumnya Fachmi Bachmid, tiba di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya sekitar pukul 16.57 WIB. Mengenakan celana jeans dan kemeja biru bergaris, dia bersama pengacaranya langsung masuk ke ruang pengaduan.

Sekitar pukul 17.45 WIB Nikita pun keluar dari ruang SPKT. Fachmi, kepada wartawan, mengatakan maksud kedatangan mereka ke Polda Metro untuk melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang di-posting Jupe di media sosial.

"Di dalam UU ITE tidak dibenarkan meng-upload tulisan yang pada intinya dikategorikan sebagai fitnah. Karena ini merupakan pencemaran nama baik dan fitnah, makanya kami laporkan," jelas Fachmi.

Dalam laporannya, pihak Nikita menganggap Jupe melanggar Pasal 27 ayat 3, Pasal 36 UU ITE dan Pasal 113 KUHP dengan ancaman 4 sampai 6 tahun.

"Ini merupakan tindak pidana berdasarkan bukti yang ada, bahwa di berita itu Nikita dituduh melakukan penganiayaan. Ini adalah satu hal yang sangat fitnah dan mencemarkan nama baik. Ini sangat merugikan eksistensi dia (Nikita) sebagai publik figur," lanjutnya.

Fachmi mengatakan apabila si terlapor menghubungi pihak Nikita, maka laporan ke Polda tak akan pernah ada. "Jangan semudah itu posting tulisan yang memojokkan seseorang di media sosial," kata Fachmi.

Sementara Nikita mengatakan dia telah melakukan itikad baik dengan menghubungi Jupe untuk mengklafirikasi kejadian yang sebenarnya. Namun, dia mengaku kecewa karena Jupe meluapkan amarahnya di WhatsApp.

"Udah bilang, Niki juga udah WA, dia marah-marah kok di WA. Orang asistennya bilang kalau bukan Niki yang mukul dan waktu kejadian Niki nggak ada di sana," ujar Nikita.

"Bukan kali ini doang sih (dia) maki-maki Niki. Kalau di telepon dan WA doang sih Niki masih bisa terima, tapi ini udah di media sosial," tambahnya.

Sumber: Detik.com